Kisah Sahur Di Kota Perantauan

Hai bloggers..

Pagi ini gw kembali lagi dengan postingan kedua gw di blog gw yang tidak seberapa ini. Gw mau nulis tentang kisah gw, pengalaman gw sendiri, sahur di kota perantauan.

Hm..

Sahur di kota perantauan, ada sedihnya ada senangnya. Tapi sepertinya banyak sedihnya.

No offense ya..

Itu pendapat gw pribadi..

Ada yang ga setuju sama gw?? Silahkan kemukakan di comment.

Kita bahas aja sedihnya apa dan senangnya apa ya..

Sekali lagi ini adalah pendapat pribadi, jika ada yang tidak setuju silahkan kemukakan di comment.

Pertama-tama kita bahas senangnya dulu..

Bagi gw senangnya sahur di kota perantauan adalah saat sahur gw bebas mau bangun jam berapa. Kenapa gw bilang begitu? Karena waktu di rumah ortu, hal itu ga mungkin dilakuin. Ortu gw orangnya keras, kalau dia bilang bangun ya gw mesti bangun saat itu juga, jika tidak maka  terbitlah PD ke XV.. ???? !@$!%#

Kedua-dua kita bahas sedihnya..

Bagi anak perantauan seperti gw, lo-lo pada yang di perantauan juga. Pasti setuju sama gw kalo sahur ketika di perantauan adalah hal yang paling menyesakkan dada. Menyesakkan dada karena harus sahur sendiri seperti orang asosial, nyiapin makanan sendiri, huff.. Benar-benar sangat menyesakkan dada sekali..

Hal tersebut benar-benar dirasakan gw saat ini dan sebelumnya..

Rasanya lagu BCL yang judulnya gw lupa tapi gw inget isinya dan isinya adalah :

Ku ingin marah..

Melampiaskan..

Tapi ku hanyalah..

Sendiri di sini..

Sangat cocok sekali dengan gw. Ingin marah percuma, masa marah-marah sendiri. Emosi ga terlampiaskan dianggap gila iya.. T.T

Bagi temen-temen yang di perantauan juga, sabar ya sob. Memang begitulah yang harus di jalani di kota perantauan.

Sabar..

Itulah yang harus dipegang terus oleh kita..

Semoga cepet dapat jodoh ya biar nanti sahurnya ga sendirian lagi, tapi di temani suami/istri tercinta. Hm..nikmat..

^^

Btw,,kalo ada salah kata dalam posting ini mohon dimaafkan sekali. Karena postingan ini dibuat dalam keadaan antara sadar dengan tidak setelah sebelumnya gw ga tidur semaleman ngerjain blog ini.,

Yap..sekian dan terima kasih..

Mega World News Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google Yahoo Buzz StumbleUpon Weekend Joy

Posted in : Curhat Penulis, Miscellaneous
Tags: ,

7 Comments to “Kisah Sahur Di Kota Perantauan”

Add Comments (+)

  1. ucubz says:

    ketiga-tiga kita bahas kemungkinannya
    1. ada kemungkinan kita g kebangun, gara-gara bermacam alasan yang sepertinya sangat-sangat unik
    2. ada kemungkinan makanan yang sudah kita siapkan dengan susah payah (mie instan) tidak bisa dimakan, gara-gara azan subuh sudah berkumandang sesaat setelah kita memindahkan mie dari panci ke piring.

  2. admin says:

    hm..
    kemungkinan pertama kayaknya belom terjadi sampai dengan saat ini, gimana ga kebangun orang gw aja ga tidur sampe subuh..
    :P

    kemungkinan kedua mungkin terjadi tapi bukan mie instan cup..tapi nasi goreng dan telur mata sapi yang baru selesai dimasak..baru mangap tiba-tiba bunyi sirine (disini imsak ditandai dengan sirine), nyesek..
    T.T

    Btw, tuh dua kayaknya pengalaman pribadi yah..
    wkwkwkwkwkwk…

  3. Thank you so much a lot with respect to this blog post,it has been a tremendous examine,are unable to bide time until more updates Lock & Key Service 618 Church Street, Nashville, TN 37219,615-834-7689

  4. For reasons uknown i’m receiving a blank page as i try post a comment,do you know why is this its heading?

  5. Thanks a lot for the blog article.Really looking forward to read more. Fantastic.

  6. Thanks for this post. I type out a lot of ideas into text files and it’s bee n difficult to manage how I manage any given idea as it evolves

  7. Pretty good information, could be enhanced further

Leave a Reply

*