Anonymous Menyerang Situs FBI
Grup Hacking Anonymous mengatakan bahwa mereka telah menyerang situs FBI, U.S Department of Justice, dan beberapa situs industri hiburan pada hari kamis sebagai pembalasan atas upaya anti-piracy yang dilakukan oleh pemerintah dan industri hiburan. Grup tersebut menyatakan bahwa itu merupakan “Penyerangan Terbesar Yang Pernah Ada” dengan 5.635 peserta yang terlibat untuk menjatuhkan situs-situs tersebut.
Selain FBI dan DOJ, Anonymous juga menyerang The Recording Industry of America, Motion Picture Association of America, Universal Music dan BMI.com. Berikut merupakan pernyataan DOJ : “Department of Justice web server hosting justice.gov is currently experiencing a significant increase in activity, resulting in a degradation in service. The department is working to ensure the website is available while we investigate the origins of this activity, which is being treated as a malicious act until we can fully identify the root cause of the disruption.”

Juru bicara MPAA (Motion Picture Association of America) menyatakan, dalam email kepada AP, bahwa walaupun diserang, situs mereka masih berjalan pada kamis sore. “The motion picture and television industry has always been a strong supporter of free speech. We strongly condemn any attempts to silence any groups or individuals.”
The Recording Industry of America mengkonfirmasi bahwa situsnya telah diserang, namun situs mereka telah berjalan dengan normal kembali pada sore harinya.
Situs FBI sendiri pada hari kamis pukul 8:15 p.m tidak dapat diakses dan menampilkan error message seperti berikut:

“Get some popcorn,” bilang Anonymous di Twitter. “It’s going to be a long lulzy night,” ini menandakan bahwa banyak lagi yang akan mereka lakukan. “Lulz” merupakan bahasa internet dari “laughs,” dan grup hacking LulzSec atau Lulz Security merupakan sekutu dari Anonymous.
Aksi Anonymous, terbesar dalam sebuah kejadian tunggal, terjadi sehari setelah kejadian aksi protes internet terhadap dua grup anti-piracy, Stop Online Piracy Act dan Protect IP Act, yang diusulkan kongres, dan pada hari yang sama penutupan Megaupload.com dan pendakwaan para karyawannya.
Karyawan Megaupload dituduh mengambil 500 juta dolar dari pemegang hak cipta dan menghasilkan 175 juta dolar hasil kejahatan melalui download ilegal film, musik dan konten lainnya. Meskipun website ini berbasis di Hong Kong, beberapa konten bajakan diduga di-host di server sewaan di Ashburn, Virginia, yang memberikan otoritas kepada federal yurisdiksi.
Departemen Kehakiman mengatakan dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa Kim Dotcom, 37, dan tiga karyawan lainnya ditangkap Kamis di Selandia Baru atas permintaan US Officials.
Sebelum Megaupload.com ditutup, Department of Justice telah mengeluarkan pernyataan berupa tuduhan bahwa Megaupload.com telah memfasilitasi banyak pelanggaran hak cipta dan itu telah berlebihan.
“The fact is that the vast majority of Mega’s Internet traffic is legitimate, and we are here to stay. If the content industry would like to take advantage of our popularity, we are happy to enter into a dialogue. We have some good ideas. Please get in touch, ” ujar pernyataan tersebut.
Anonymous and LulzSec telah banyak menyerang beberapa situs private industry dan situs pemerintah pada tahun-tahun yang lalu, kebanyakan menggunakan denial-of-service attack seperti yang dilakukan pada hari kamis lalu.
Anggota dari Anonymous mungkin marah akan aksi pemerintah terhadap situs Mega “yang merupakan situs populer di antara Anonymous”, pencemoohan akan hak cipta, ” Andy Greenberg “Forbes” berujar.
Status Anonymous pada Twitter: “Censors & copyright terrorists beware!”
Megaupload dianggap sebagai sebuah “cyberlocker,” yang mana penggunanya dapat mengupload dan mengirim file yang terlalu besar untuk dikirim melalui email. Situs sejenis itu dapat mempunyai pengguna yang “sah”. Namun MPAA, yang sangat mendukung akan penumpasan pembajakan, mengestimasi bahwa sebagian besar konten/file yang di bagikan di Megaupload merupakan pelanggaran akan hukum hak cipta.
Sesuai dengan tuntutan dari pihak federal, Megaupload diperkirakan pada suatu titik merupakan 13 situs yang paling sering dikunjungi di Internet. Perkiraan saat ini oleh perusahaan yang memonitor web traffic menempatkan Megaupload di posisi 100 teratas. Situs ini memiliki 150 juta registered users. Megaupload mengizinkan user untuk mengunduh film, TV show, game, musik dan konten lain secara gratis, namun mengenakan biaya untuk berlangganan kepada orang yang menginginkan kecepatan download yang lebih cepat dan konten ekstra. Situs tersebut juga menjual iklan.
Megaupload merupakan situs yang unik, tidak hanya karena ukuran file yang besar dan jumlah konten yang didownload, tapi juga karena mereka memiliki dukungan dari selebriti, musisi dan produsen konten lain yang merupakan korban dari pelanggaran hak cipta. Sebelum situs tersebut ditutup, mereka memiliki dukungan diantaranya dari Kim Kardashian, Alicia Keys, dan Kanye West.
The Justice Department mengatakan bahwa memang merupakan hal yang illegal bagi siapapun untuk mengunduh konten bajakan, namun investigasi utama ditujukan kepada pemimpin perusahaan, bukan user yang mungkin telah mengunduh beberapa film untuk konsumsi pribadi.

Kongres menimbang rancangan undang-undang anti pembajakan yang yang didukung oleh sebagian besar industri hiburan dan ditentang oleh dunia teknologi karena cara itu akan mengubah Internet dan peran perusahaan dalam industri tersebut. Wikipedia memulainya dengan Internet Blackout pada hari Rabu, sementara situs-situs lain, termasuk Google, menyediakan link ke petisi online melawan rancangan undang-undang anti pembajakan. Beberapa senator dan anggota Kongres menarik dukungan mereka karena protes. Kedua rancangan undang-undang akan dipertimbangkan lagi pada beberapa minggu berikutnya.
Pada hari Kamis, Mitch McConnell, pemimpin Partai Republik di Senat, meminta mayoritas Senat untuk mempertimbangkan kembali rancangan undang-undang tersebut sebelum bergerak lebih lanjut. Hal itu karena adanya “masalah serius” dengan legislasi.
source : MSNBC


























